Deutsche Bank: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Melambat
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Deutsche Bank memperkirakan, pertumbuhan ekonomi beberapa negara Asia, termasuk Indonesia, tahun ini akan melambat.
Menurut Kepala Ekonomi Deutsche Bank untuk Asia Pasifik Michael Spencer mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan tumbuh 4,5 persen.
Menurut Specer, beberapa faktor yang mempengaruhi melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2005 adalah pertumbuhan ekspor yang terus turun. Tahun lalu ekspor Indonesia mencapai 12 persen dan tahun ini diperkirakan akan mencapai 10 persen.
“Bisnis-bisnis yang terlibat dengan ekspor, pertumbuhannya akan melambat,” kata Spencer di Jakarta hari ini.
Faktor lainnya adalah turunnya cadangan devisa dan daya beli masyarakat. Michael memperkirakan, tingkat inflasi Indonesia pada 2005 ini masih tinggi, yaitu pada 6,9 persen karena dicabutnya beberapa subsidi oleh pemerintah, termasuk rencana kenaikan bahan bakar minyak.
Erwin Dariyanto - Tempo
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Pakar: E-KTP Rawan Diretas
- Jokowi: Rumah Sakit Jangan Hanya Kejar Untung
- Calon Pasangan Terbaik Indonesian Movie Awards
- Frans Magnis: Dipo Alam Wajib Bela SBY
- Korban dan Pelaku Potong 'Burung' Jadi Tersangka?
- Foto-foto Langka Macan Tutul Jawa di Habitatnya
- Kisah 33 Tahun Tinggal di Bantaran Waduk Pluit
Berita Utama Bisnis
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Hari Ini, Chatib Basri Bahas APBN Perubahan 2013
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- ESDM: Seluruh Korban Longsor Freeport Ditemukan
- Harga BBM Naik, Pemerintah Bikin Tim Sosialisasi
- Soal Longsor, Jero Wacik Panggil Bos Freeport













