Pemerintah Tak Akan Beli Kembali Aset BUMN yang Terjual


Topik

TEMPO Interaktif, Lhokseumawe: Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto menegaskan, pemerintah tidak akan membeli kembali aset-aset yang telah dijual. "Prinsipnya, saya kira tidak harus pemerintah membeli kembali tanpa alasan yang jelas," kata Sugiharto di Lhokseumawe, Jumat (21/1).

Menurutnya, hingga saat ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara masih mengalami defisit sehingga asumsinya pemerintah tidak memiliki dana. "Tapi jika ada swasta Indonesia lain yang ingin membeli, silakan saja. Asal sesuai dengan mekanisme pasar," tandasnya.

BUMN, lanjut Sugiharto, akan tetap fokus pada pengembangan di masa mendatang. Dirinya menginginkan orientasi BUMN menjadi resources based industry dan akan dikerahkan untuk membangun kembali perekonomian bangsa. "Saya ingin mengembangkan industri yang memiliki nilai tambah tinggi," kata dia.

Sugiharto mencontohkan, jika sebuah BUMN perkebunan tidak hanya menghasilkan CPO (crude palm oil), tapi juga dapat mengembangkan derifatif lainnya, seperti oli chemical. Dengan demikian, hasil ini dapat mengembangkan oil chemical menjadi turunan lainnya seperti kosmetik, sampo, dan lain-lain

Sugiharto juga menegaskan akan melakukan percepatan GCG (good corporate government) yang tujuannya agar perusahaan Indonesia bisa memiliki standar yang sama dengan perusahaan sejenis di luar negeri.

Fasabeni-Tempo News Room

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X