WWF: Perlu Impor Kayu untuk Rehabilitasi Aceh
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direkur Eksekutif World Wide Fund (WWF) Indonesia Mubariq Ahmad mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan kayu di Nanggroe Aceh Darusslan, Indonesia perlu impor kayu dari negara donor dalam bentuk hibah.
“Impor kayu merupakan alternatif terbaik untuk mengurangi beban hutan alam di Indonesia,” kata Ahmad di Jakarta hari ini.
Menurut dia, berdasarkan penelitian WWF dan Greenomics, proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh membutuhkan kayu gergajian (sawn timber) sebanyak 1,6-3,2 juta meter kubik atau setara dengan 4-8 juta meter kubik kayu log. “Jumlah ini tidak akan mampu dipenuhi dari hutan alam Indonesia,” katanya.
Karena itu, Greenomics dan WWF mengusulkan, sebagian bantuan yang telah dijanjikan dunia internasional dapat diberikan dalam bentuk kayu. Perhitungan yang ada mengindikasikan bahwa kebutuhan sekitar 0,5 juta meter kubik per tahun itu dapat dengan mudah dipenuhi dari sumber-sumber luar negeri.
Saat ini, menurut Ahmad, beberapa negara dalam jaringan global WWF telah siap membantu Indonesia seperti Jerman, Kanada, Swedia, dan Finlandia.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Greenomics Elfian Efendi mengatakan, alternative lain adalah dengan mengambil jatah tebangan yang tidak diambil oleh pengusaha yang telah mendapat izin hak pengusahaan hutan.
“Nilainya masih sebesar 50 ribu meter kubik log atau setara dengan 20 ribu meter kubik kayu gergajian,” kata Elfian. “Karena kalau dari kayu hasil sitaan, temuan, dan rampasan yang dijanjikan pemerintah saja, jelas terlalu kecil,” kata Elfian.
Dia menekankan, jangan sampai usaha menanggulangi suatu bencana (di Aceh dan Sumatera Utara) justru akan menciptakan bencana lainnya.
Dana yang dibutuhkan untuk pengadaan kayu di Aceh US$ 54 juta sampai US$ 105 juta.
Asep Yogi Junaedi - Tempo
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Bisnis
- Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Seminggu Lagi
- Boediono: Jangan Panik Jelang Kenaikan Harga BBM
- Tarif Bus Menyusul Dua Hari Setelah Harga BBM Naik
- PT Kereta Api Terima Subsidi Rp 704,7 Miliar
- DPR Setujui APBN Perubahan 2013
- Bisnis MLM QNet Diduga Tipu Rp 1,6 Miliar
- Rapat Paripurna APBN Perubahan Diwarnai Interupsi


