PDIP Disarankan Bentuk Kabinet Bayangan


TEMPO Interaktif, Jakarta:Aktivis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sujatmiko yang juga bekas pendiri Partai Rakyat Demokratik, mengusulkan agar PDIP membentuk kabinet bayangan. Hal ini kata Budiman, sebagai implementasi sikap oposisi yang telah dibangun PDIP di parlemen.

"PDIP dalam kongres Maret 2005, bisa membentuk kabinet bayangan," kata Budiman usai menjadi pembicara dalam diskusi dan bedah buku “Berpolitik dengan Nurani” sekaligus refleksi 100 hari pemerintahan SBY-JK di Toko Buku Gramedia, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (28/1).

Anggota kabinet bayangan ini dalam kaca mata Budiman, terdiri dari para pengurus Dewan Pimpinan Pusat PDIP yang memiliki kualifikasi sama dengan menteri-menteri yang ada dalam kabinet SBY. Kabinet ini, kata Budiman, setiap saat akan memberikan opini alternatif terhadap berbagai kebijakan pemerintah selama lima tahun. Sehingga, "rakyat Indonesia mempunyai referensi lain untuk menanggapi kebijakan pemerintah," ujarnya.

Budiman melihat, hingga saat ini baru PDIP yang secara kongkret menyatakan sebagai partai oposisi. Sikap semata dinilai Budiman tidak mencukupi. Menurut Budiman, sebagai partai oposisi, PDIP harus memperhitungkan konsekuensi politiknya. Yakni tidak boleh ada kader partai yang duduk dalam kabinet. "Kalau bisa, tolak tawaran jadi menteri," ujarnya.

Eworaswa

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X