Satu Pasien DBD Meninggal di Tangerang


TEMPO Interaktif, Jakarta:Demam berdarah dangue (DBD) diperkirakan akan mencapai puncaknya di Kota Tangerang pada awal Maret 2005. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang tak bosan-bosan untuk mengkampenyakan pemberantasan nyamuk aedes aegypty melalui 3 M + 1 yakni menguras, mengubur, menutup dan menyemprot obat nyamuk pagi dan sore kepada masyarakat melalui 25 Puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang.

Kota Tangerang dikatakan Alwani, pengelola program DBD pada Dinas Kesehatan, hari ini menyatakan pada
tahun 2004, pernah terjadi Kejadian luar biasa (KLB) hingga angka pasien yang terkena DBD mencapai 412
kasus dengan angka kematian 8 orang. KLB DBD pada tahun 1998.

Memasuki tahun tahun 2005, terhitung Januari dan Februari data pasien DBD tercatat hanya 12 orang,
tujuh diantaranya positif dan dirawat di rumah sakit, dan lima orang lainnya tersangka. Dari jumlah itu diketahui meninggal satu orang pada Kamis (3/2). Korban meninggal bernama A. Saikhu, 34 tahun warga RT 02/03 Petir, Cipondoh. Saikhu masuk RSUD Tangerang sehari sebelumnya pada Rabu (2/2).

Alwani menyebutkan ada 38 daerah endemis di 12 kecamatan. Sedang kecamatan yang dinyatakan sporadis
yakni Kecamatan Benda. Daerah endemis adalah daerah rawan bersarang nyamuk. Dari daerah endemis itu
tercatat kecamatan yang paling banyak terkena kasus DBD pada tahun 2004 adalah Karawaci dengan 73 kasus, Pinang, 65 kasus, Tangerang, 54 kasus, Karang Tengah 40 kasus dan Cibodas 36 kasus.

Penyebaran nyamuk di daerah endemis kemungkinan sampai dengan bulan Juni mendatang. Pada tahun lalu
misalnya, Dinas Kesehatan mencatat pada bulan Januari ada 54 kasus, Februari 91 kasus, Maret
mencapai 160 kasus dan memasuki bulan April menurun menjadi 30 kasus.

"Yang perlu disosialisaikan kepada masyarakat selain melalui penyuluhan atau melalui media massa
adalah 3M +1," ia berpesan. Termasuk diantaranya masyarakat harus segera tanggap jika
ada keluarganya yang panas tinggi disertai mimisan, muntah darah, badan ditandai bintik-bintik merah dan neyri perut hingga ulu hati. "jangan menunggu sampai parah, kalau panas segera cepat-cepat ke dokter," katanya.

Tetapi diharapkan masyarakat juga berpartisipasi aktif untuk melakukan kerja bakti di lingkungan
masing-masing. Dan penyemprotan nyamuk pagi pada pukul 08.00 dan sore pukul 15.00. Nyamuk DBD akan aktif menggigit pada pada pukul 08.00 hingga pukul 10.00 dan sore hari pukul 15.00 hingga pukul 17.00.
ayu cipta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X