RS Fatmawati Masih Sanggup Tampung Pasien DBD


TEMPO Interaktif, Jakarta: Ruang rawat inap di Rumah Sakit Fatmawati (RS Fatmawati) masih cukup menampung pasien demam berdarah Dengue (DBD), khususnya kelas III yang tidak dikenakan biaya. Kepala Humas, Dr. Nusati D. Aji menjelaskan, hingga kini mereka belum menggunakan velbed atau tempat tidur tambahan.

Dari 184 kasus DBD yang ditangani RS Fatmawati, tinggal 51 yang menjalani rawat inap, yang terdiri atas 14 anak-anak dan 37 orang dewasa. "49 diantaranya adalah pasien kelas III dan tidak kami pungut bayaran," kata Nusati, Senin (14/2).

49 pasien tersebut menempati ruang kelas III di gedung Teratai, Mawar, dan Anggrek. "Belum ada yang di lorong-lorong. Kami usahakan mencari kamar kelas III yang masih kosong," lanjutnya.

Petugas rawat inap, Nono Wiyana menjelaskan, Fatmawati menyediakan 30 tempat tidur anak dan 90 tempat tidur dewasa untuk rawat inap kelas III. Jika ruangan itu penuh, mereka akan memindahkan pasien baru ke ruang rawat inap kelas II standar. "Kelas II standar itu kita jadikan kelas III, jadi pasiennya tetap gratis," kata Nono.

Kemarin, menurut Nono, ada satu pasien yang sempat menggunakan velbed. "Tapi hari ini sudah masuk kamar, karena pasien kelas III sudah ada yang pulang," katanya.

Suliyanti

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X