Harga Barang Akan Naik Lagi Setelah Stok Lama Habis
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga kebutuhan bahan pokok akan merangkak lagi seiring stok barang pedagang habis. Kondidi ini tak dapat dihindari sehubungan dengan kenaikan harga bahan bakar minyak.
Berdasarkan pantauan kantor Suku dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Madya Jakarta Selatan, harga barang pasaran saat ini naik antara 2-12 persen.
Harga beras, misalnya, kenaikannya rata-rata Rp 100 - Rp 200 setiap kilogram untuk segala jenis beras. Beras IR I semula Rp 3.650 naik menjadi Rp 3.750. Beras IR 2 sebelumnya Rp 3.200 menjadi Rp 3.375, dan beras IR 3 sebelumnya Rp 3.100 kini Rp 3.250.
Satu kilogram minyak goreng curah mengalami kenaikan sekitar Rp 250. Harga telur saat ini Rp 9.000 dari sebelum Rp 8.000 per kilogram. Mentega, sebelumnya Rp 18 ribu per kilogram naik menjadi Rp 19 ribu. Gula pasir Rp 6.200 per kilogram, minyak tanah Rp 1.300 per liter, dan daging sapi has Rp 48 ribu per kilogram.
Kepala Seksi Pengadaan dan Distribusi Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jakarta Selatan Syamsu Rizal mengatakan, meski ada kenaikan tidak sampai terjadi gejolak. Relatif stabilnya harga, kata dia, karena para pedagang telah menyiapkan stok barang sebelum BBM diumumkan naik.
"Kondisi ini tidak akan bertahan lama. Beberapa hari lagi, stok mereka akan habis dan mereka akan kembali membeli stok dengan harga baru," tutur Syamsu Rizal kepada Tempo, Jumat (4/3). Syamsu memprediksi, kenaikan harga akan mulai signifikan satu minggu setelah kenaikan BBM.
Suliyanti Pakpahan-Tempo
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Metro
- Ahok Bahas Kenaikan Bayaran Guru Honorer
- Cegah Banjir, Wali Kota Jaksel Andalkan 5 Waduk
- Kamis Ini, Komnas HAM Panggil Jokowi
- Tarif Parsial Kereta Commuter Berlaku 1 Juni
- Pedagang Stasiun UI Ancam Tutup Jalur Kereta
- Sterilisasi Stasiun Ditargetkan Tuntas Pekan Depan
- Lalu Lintas Kereta Naik, Underpass Perlu Ditambah













