Departemen PU Siap Kelola Jembatan Timbang
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengaku, belum mengetahui rencana Departemen Perhubungan yang akan mengajak kerja sama pengelolaan jembatan timbang.
"Saya malah nggak tahu. Belum ada berita itu yang ke saya. Pak Menteri (Menteri Perhubungan Hatta Radjasa) juga belum bicara ke saya," kata Djoko saat dihubungi Tempo di Jakarta hari ini.
Djoko menduga, rencana itu masih dalam tahap pembicaraan internal di Departemen Perhubungan. "Karena biasanya Pak Menteri pasti ngomong ke saya kalau ada rencana seperti itu," katanya.
Meskipun demikian, kata Djoko, jika memang rencana tersebut memang benar akan dilakukan, Departemen PU siap. "Kalau diserahkan ke kami, ya nggak masalah. Kami akan atur."
Djoko enggan menjelaskan lebih lanjut bagaimana pengaturan pengelolaan itu, sebelum ada kepastian resmi dari Departemen Perhubungan. "Pokoknya kalau ditugaskan, kami akan atur. Tapi jangan dibicarakan dulu, karena belum ada informasi yang jelas ke saya."
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan Iskandar Abu Bakar membenarkan, rencana akan diikutsertakannya Departemen PU untuk mengelola jembatan timbang.
Departemen Perhubungan dan Departemen PU akan bersama-sama mengelola jembatan timbang itu, "Bahkan, nanti ada pihak ketiga yang akan diikutsertakan, yaitu kontraktor yang akan mengawasi ruas jalan dan jembatan timbang," kata Iskandar pada kesempatan terpisah.
Menurut dia, diikutsertakannya pihak ketiga dan Departemen PU untuk mengelola ruas jalan dan jembatan timbang, karena Departemen Perhubungan berharap agar pengawasannya akan lebih efektif. Terutama untuk menghapuskan praktek-praktek pungutan liar (pungli) yang selalu marak di setiap jembatan timbang.
"Jika pengawasan ruas jalan dan jembatan timbang dilakukan oleh kontraktor yang sama, maka akan lebih efektif dan akan diawasi betul. Kalau lengah akan timbul biaya perawatan yang lebih tinggi," papar Iskandar.
Dengan adanya tiga pihak yang menangani hal itu, Iskandar optimistis, pungli di jembatan timbang bisa mengurangi pungli atau dihapuskan. Rencana ini sudah disampaikan ke Menteri Perhubungan dan menteri sudah menyetujuinya.
Menurut rencana, pengelolaan jembatan timbang dan ruas jalan itu akan dilaksanakan di setiap jembatan timbang yang dianggap strategis, khususnya di ruas-ruas Jawa dan Sumatera.
Departemen Perhubungan akan berperan sebagai eksekutor, yaitu pemberi sanksi kepada pelaku pelanggaran seperti pemberian tilang bagi pengusaha angkutan jalan yang melanggar aturan jalan.
Suryani Ika Sari - Tempo
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi
- Harga Properti Kelas Menengah Melambung













