indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Kepala Dinas Kehutanan Papua


TEMPO Interaktif, Jayapura: Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Irian Jaya Barat (IJB) ML Rumadas yang dijadikan
tersangka kasus pembalakan kayu, penahanannya dipindahkan ke Rumah Tahanan Polda Papua di
Jayapura. Sebelumnya dia ditahan di Rutan Polsek Sorong Barat dan Polresta Sorong. Rumadas
ditempatkan bersama sembilan tersangka pembalakan kayu lainnya, termasuk Kepala Dinas
Kehutanan Provinsi Papua, Marthen Kayoi.

Perpindahan itu disampaikan Direktur Reskrim Polda Papua, Kombes Polisi Drs. M. Situmorang
saat dikonfirmasi wartawan di Jayapura, Selasa (22/3). "Pemindahan ini dilakukan guna
memudahkan penyidikan. Apalagi tersangka yang statusnya tetap sebagai tahanan disidik
pihak penyidik Polda Papua di Jayapura," ujarnya.

Situmorang mengakui Kejaksaan Tinggi mengembalikan berkas penyelidikan tersangka Rumadas
dan Marthen Kayoi dengan alasan belum lengkap. "Yang jelas, semua syarat formil dan material
jika sudah terpenuhi kami akan kirimkan lagi," katanya.

Sehari sebelumnya, Asisten Pidana Umum Kejati Papua Mangiring Siahaan menjelaskan pihaknya
telah mengirimkan P.19 berupa petunjuk-petunjuk yang harus dilengkapi penyidik. Termasuk
pihak kejaksaan masih menunggu kelengkapan berkas perkara Rumadas yang sebelumnya juga
sempat dikembalikan. Menurut Mangiring dalam petunjuk yang dikirimkan penyidik diakui ada
sejumlah saksi tambahan yang perlu dimintai keterangannya sebagai keterangan tambahan
dalam BAP.

Kedua syarat, baik formal dan materil tersebut selanjutnya akan diteliti kejaksaan. Jika
hal itu sudah dipenuhi, jelas akan dinyatakan lengkap dan akan dilimpahkan ke pengadilan.
"Yang jelas, saksi-saksi sangat penting guna pembuktian tindak kejahatan yang nanti akan
didakwakan, termasuk saksi-saksi ahli," ujarnya.

Cunding Levi-Tempo

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X