Pemerintah Tidak akan Naikkan Harga BBM Lagi
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan, pemerintah tidak akan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) lagi, meskipun asumsi harga minyak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2005 berubah.
Adapun asumsi harga minyak dalam RAPBN-P 2005 yang sudah diserahkan Menteri Keuangan ke panitia anggaran DPR RI adalah sebesar US$ 35. "Asumsi US$ 35 kita bikin sesuai dengan Keppres yang juga menyatakan harga BBM," ungkapnya di Departemen Keuangan, Senin (28/3).
Ical menjelaskan, walaupun asumsi harga minyak naik, namun, pemerintah menjamin akan mengamankan posisi harga BBM sekarang ini. Menurutnya, justru yang akan naik apabila terjadi kenaikan asumsi harga minyak dalam APBN adalah defisitnya. Seperti diketahui defisit APBN untuk tahun ini adalah 1,07 persen.
Menurut Ical, pemerintah sudah membuat beberapa skenario untuk asumsi harga minyak APBN US$ 40 atau US$ 45. Namun menurutnya, kebijakan menaikan asumsi harga minyak tergantung pada keputusan DPR. "Karena kita membuatnya sesuai dengan apa yang ada di Keppres," ujarnya.
Evy Flamboyan
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi
- Harga Properti Kelas Menengah Melambung














