Jawa Tengah Tolak Hatta Radjasa


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pencalonan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Radjasa untuk menjadi ketua umum PAN mendapat ganjalan. Sejumlah DPD PAN di Jawa Tengah menolak keinginan Menteri Perhubungan tersebut untuk menggantikan Amien Rais karena mereka khawatir majunya Hatta bertarung di arena Konggres II PAN di Semarang nanti bukan murni kehendaknya. "Terus terang kami mengkhawatirkan majunya Hatta Rajasa merupakan bagian dari intervensi pemerintah yang ingin merangkul semua partai menjadi pendukung pemerintah," ujar Umar Hasyim Ketua DPD PAN Solo yang juga menjadi koordinator PAN se eks Karesidenan Surakarta, Minggu (3/4).

Bentuk penolakan tersebut diwujudkan dengan sikap untuk tidak mengusulkan nama Hatta Radjasa sebagai salah satu dari tiga calon yang dicalonkan oleh ketujuh DPD. Selain itu, menurut Umar, mereka juga akan memperjuangkan adanya tata tertib yang melarang rangkap jabatan antara pengurus partai dengan jabatan di pemerintah. Diakuinya dalam draft tata tertib yang disusun panitia pengarah konggres tidak ada larangan rangkap jabatan tersebut. "Kami akan mengusulkan agar kader partai yang telah mendapatkan jabatan di eksekutif pemerintah tidak lagi mencalonkan diri atau melepaskan diri dari kursi menteri bila terpilih,"katanya.

Imron

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X