Rabu, 13 April 2005 | 13:02 WIB
Pemerintah Belum Tetapkan Harga Obligasi Dolar
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menindaklanjuti penawaran obligasi dolar pemerintah senilai US$ 1 miliar, Menteri Keuangan Jusuf Anwar mengatakan, pemerintah sampai saat ini belum menetapkan harga yang tepat. "Masih akan dikaji," ujarnya di Departemen Keuangan Jakarta, Rabu (13/4).
Obligasi dolar ini merupakan penerbitan kedua setelah pemerintah sukses menerbitkan obligasi serupa tahun lalu. Namun penerbitan obligasi ini sempat ditunda tiga minggu, karena kondisi pasar yang sedang lesu. Kelesuan itu dipicu naiknya suku bunga bank sentral Amerika Serikat menjadi 2,75 persen dan rontoknya saham-saham besar di bursa dunia.
Thoso Prihamowo


