Pemerintah Catatkan Obligasi US$ 1Miliar, Sore Ini
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah akan mencatatkan (book building) obligasi internasional senilai US$ 1 miliar, sore nanti. "Lebih cepat lebih baik," ujar Dirjen Pembendaharaan Mulia Nasution di Jakarta, Rabu (13/4).
Seperti diketahui, kemarin Menteri Keuangan Jusuf Anwar mengindikasikan pemerintah akan segera menerbitkan obligasi internasional yang sempat tertunda karena buruknya kondisi pasar.
Menurut Mulia, saat ini pemerintah setiap sejam sekali, berkomunikasi dengan manajer join lead yang dipercayakan kepada Ducth Bank Security, City Group, dan UBS Security. "Kita kan sudah memepercayakan pada join lead manager nanti kita evaluasi," ucapnya.
Namun, Mulia tidak bersedia mengatakan kisaran imbal hasil (yield) yang diminta investor. Ia juga tidak mau menjawab pertanyaan tentang indikasi perubahan ukuran (size) dari obligasi internasional tersebut. "Belum dapat disampaikan masih dalam evaluasi," ujarnya.
Evy Flamboyan
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Ngos-ngosan Naik Tangga? Performa Seksual Jelek
- Mendagri Siap Copot Bupati Theddy Tengko
- Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Kredit BJB
- Surabaya Butuh Rp 10 M buat Tutup Lokalisasi Dolly
- Ngaku Anak Kapolri, Wanita Ini Dipenjara
- Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas
- Tunisia Tahan Amina Tyler, Demonstran Bugil
Berita Utama Bisnis
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Hari Ini, Chatib Basri Bahas APBN Perubahan 2013
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- ESDM: Seluruh Korban Longsor Freeport Ditemukan
- Harga BBM Naik, Pemerintah Bikin Tim Sosialisasi













