DPR Pertanyakan Dominasi Militer di Dephan


TEMPO Interaktif, Jakarta:Penggantian pejabat esselon I di Departemen Pertahanan (Dephan), dianggap tidak mencerminkan reformasi miter- sipil. Menurut Ketua DPR HR Agung Laksono, dengan banyaknya militer yang menduduki jabatan sipil, menunjukan Menteri Pertahanan kurang sensitif atas semangat sipilisasi di tubuh militer.

“Mudah-mudahan, kedepannya Dephan lebih konsisten,” kata Agung. Untuk itu, kata Agung, DPR akan mempertanyakan lebih lanjut persoalan ini kepada Menhan dalam sidang alat kelengkapan DPR. Agung mengharapkan, lambat laun kalangan sipil akan menduduki jabatan di lembaga-lembaga pertahanan keamanan.

Amris Hassan, anggota Komisi I DPR juga menyayangkan pengangkatan pejabat eselon I Dephan yang didominasi kalangan militer. “Jabatan sipil Dephan kental dengan nuansa milter, terutama angkatan daratnya,” tutur Amris. Kondisi begini, menurut Amris, membuat upaya sipilisasi di tubuh Dephan jadi semakin mundur.

Upaya sipilisasi Dephan, kata Amris, merupakan amanat reformasi sebagaimana tertuang dalam UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. Menut Amris, undang-undang tersebut, meski tidak secara jelas menyebut dikotomi sipil - militer, namun menunjukkan semangat sipilisasi dalam kerangka reformasi sipil-militer.

Yuliawati

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X