KAA Tak Akan Dimanfaatkan Melawan Negara Maju
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia, menurut Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Aburizal Bakrie, tidak akan memanfaatkan KAA untuk bekerja sama peserta lain untuk menghadapi hambatan perdagangan dari negara-negara maju. Masalah isu perdagangan di WTO, misalnya tarif barrier, akan lebih tepat dibicarakan dengan negara dengan status yang sama. "Melihatnya dari status dari negara tersebut, bukan
berdasar kontinen seperti KAA ini,"kata Aburizal
Jumat(22/4) disela-sela acara Business Summit.
Menurut Aburizal, dalam KAA ini Indonesia mengharapkan adanya perluasan pasar bagi ekspor Indonesia. Afrika, merupakan pasar yang potensial untuk produk-produk ekspor Indoensia. Selama ini, ekpor Indonesia di kawasan Asia dan Afrika lebih banyak masuk ke pasar Cina dan Jepang. Dari Cina dan Jepang, Indonesia mengharapkan adanya investasi yang lebih besar.
Karena itu, pemerintah Indonesia siap memberikan fasilitas yang dibutuhkan dunia usaha untuk memanfaatkan peluang pasar di Asia dan Afrika. Selain itu, dalam acara ini akan ditandatanggani Strategic
Partenerships antar negara di Asia-Afrika.
Sutarto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Ini Lima Fokus Agus Marto sebagai Gubernur BI
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar














