Topik
Dokter Mogok Karena Solidaritas
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemogokan dokter di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta, selain menolak perubahan status rumah sakit itu menjadi PT juga solidaritas terhadap dokter dan paramedis yang diberhentikan. “Ya aksi itu mereka lakukan karena solidaritas kepada kami berenam," kata Dokter Maman Hilman SPOG, salah seorang dokter yang diberhentikan itu, kepada Tempo Kamis (5/5).
Maman menyatakan, dia dan lima orang lainnya sebagai juru bicara pegawai atau PNS yang tidak setuju dengan perubahan manajemen baru itu dianggap sebagai provokator. "Ini yang ingin saya luruskan," kata Maman. Mereka tidak dipekerjakan lagi di sana dan dikembalikan ke Departemen Kesehatan.
Rabu (4/5), puluhan dokter dan paramedis di rumah sakit itu mogok. Pihak manajemen Rumah Sakit Pasar Rebo, mengatakan mogok itu karena mereka menolak perubahan manajemen rumah sakit menjadi perusahaan dan pola kerja baru. "Teman-teman menolak dan merasa tidak nyaman dengan pola baru," kata Manajer Medik rumah sakit itu, Ellen Sianipar.
Dian Yuliastuti-Tempo