Radius Prawiro Wafat


TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah sempat menderita sakit sejak beberapa waktu lalu, Radius Prawiro, mantan menteri ekonomi di era pemerintahan Soeharto meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Munchen, Jerman hari ini.

Ria Prawiro, putri Radius mengatakan, ayahnya menghembuskan nafas terakhir pada pukul 16.35 waktu Jerman. "Betul Bapak meninggal. Sekarang saya akan kan berangkat ke Jerman," ujarnya saat dihubungi Tempo tadi malam. Ria mengaku sedang berada di Bandara Soekarno-Hatta untuk segera menjemput jasad ayahnya.

Ria tidak sempat menjelaskan sakit yang diderita Radius. Namun, keberangkatan suami Leonie Supit dengan empat anak ini ke Jerman sejak Sabtu (22/5) dalam rangka melakukan operasi jantung.

Setri Yasra



Biodata
Nama :
Radius Prawiro

Lahir :
Yogyakarta, 29 Juni 1928

Agama :
Protestan

Pendidikan :
- SD, Yogyakarta (1941)
- SMP, Yogyakarta (1945)
- SMA, Yogyakarta (1950)
- SMT Nederlandsche Economische Hogeschool, Rotterdam, Negeri Belanda
- Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta


Karir :
- Sekretaris BKR Yogyakarta (1945)
- Perwira Markas Tertinggi Perhubungan TRI, Yogyakarta (1947- 1948)
- Staf Gubernur Militer Daerah Istimewa Yogyakarta (1949-1951)
- Pegawai Teknis Direktorat Akuntan Negara (1960-1965)
- Deputi Menteri Pemeriksa Keuangan Negara/BPK (1965)
- Deputi Menteri Urusan Bank Sentral (1965)
- Gubernur Bank Negara Indonesia (1966)
- Gubernur Bank Indonesia (1966-1973)
- Gubernur Dana Moneter Internasional (IMF), merangkap Wakil Gubernur Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk Indonesia (1967- 1971)
- Anggota Tim Ahli Ekonomi Presiden (1968-sekarang)
- Ketua Dewan Gubernur Bank Dunia (IBRD, 1971-1973)
- Menteri Perdagangan (1973-1983)
- Menteri Keuangan (1983-1988)
- Menko Bidang Ekuin dan Pengawasan Pembangunan,
Kabinet Pembangunan V (1988-1993)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X