Tanam Lebih Satu Jenis, Pertanda Petani Panik
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Arum Sabil, menyatakan, dengan beranekaragamnya jenis komoditas yang ditanam petani pada lahan yang sama, mencerminkan kepanikan petani. "Mereka khawatir jika salah satu komoditasnya gagal panen, maka mereka masih menyimpan cadangan,"ujar Arum di Jakarta.
Arum mencontohkan, pada lahan yang sama, seorang petani menanam tiga sampai empat komoditas, misalnya jagung, padi, jeruk dan singkong. "Jadi, jika padinya gagal maka masih ada komoditas lain yang dapat dijual,"katanya.
Selain itu, Arum juga mengeluhkan berbagai penelitian yang dilakukan kalangan perguruan tinggi. "Penelitian mereka itu mubazir saja,"ujarnya. Menurut Arum, sering kali hasil penelitian gagal diterapkan pada petani meskipun petani sudah mengikuti petunjuk yang diberikan peneliti.
Arum mencontohkan, beberapa waktu lalu, petani tebu mendapat tawaran untuk menanam varietas unggulan yang telah diuji coba oleh perguruan tinggi tertentu. Ketika diuji coba, katanya bibit ini bisa menghasilkan tebu 200 ton per hektar, namun pada kenyataannya ketika diterapkan petani produksinya maksimal hanya 180 ton per hektar dan ketika digiling rendemennya sangat besar. "Kalau sudah begini, tidak ada yang mau bertanggung jawab. Akhirnya petani juga yang rugi," ujarnya.
Kegagalan penerapan ini, disebabkan karena para peneliti kurang memperhatikan tingkat kesuburan tanah, sistem irigasi, teknologi dan luas lahan yang dimiliki petani. "Mereka hanya meneliti bibitnya saja,"kata Arum.
Rini Kustiani
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Ngos-ngosan Naik Tangga? Performa Seksual Jelek
- Mendagri Siap Copot Bupati Theddy Tengko
- Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Kredit BJB
- Surabaya Butuh Rp 10 M buat Tutup Lokalisasi Dolly
- Ngaku Anak Kapolri, Wanita Ini Dipenjara
- Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas
- Tunisia Tahan Amina Tyler, Demonstran Bugil
Berita Utama Bisnis
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Hari Ini, Chatib Basri Bahas APBN Perubahan 2013
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- ESDM: Seluruh Korban Longsor Freeport Ditemukan
- Harga BBM Naik, Pemerintah Bikin Tim Sosialisasi













