Seribu Bayi Tangerang Terancam Busung Lapar

TEMPO Interaktif, Jakarta: Penyakit busung lapar kini mengancam Tangerang. Sedikitnya 1.159 balita dinyatakan dalam keadaan gizi buruk atau pada tahap mendekati busung lapar.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Bachtiar Oesman, seribuan bayi tersebut dalam pemantauan dan penanganan pemerintah daerah untuk dikembalikan dalam keadaan gizi baik.

Bachtiar membantah jika ribuan bayi tersebut sudah tergolong busung lapar. Seorang balita dikategorikan gizi buruk, kata dia, jika kekurangan salah satu zat tubuh kalori atau protein. Sementara, busung lapar terjadi jika si bayi kekurangan kedua-duanya. "Busung lapar tahapan lebih buruk dari gizi buruk," ujarnya hari ini (30/5).

Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Kabupaten Tangerang, dr. Reniati, mengatakan, ada beberapa kasus busung lapar ditemukan. "Sudah satu dua kasus, tapi itu sudah bisa ditangani," ujarnya.

Kasus gizi buruk di Kabupaten Tangerang, kata dia, banyak ditemukan di wilayah Pasar Kemis, Kosambi dan Teluk Naga.

Joniansyah