Kawasan Industri Jababeka Siap Tampung 1.000 UKM


TEMPO Interaktif, Jakarta: Kawasan industri Jababeka masih mampung menampung sekitar 1.000 usaha kecil menengah (UKM). Kawasan ini menyediakan lahannya seluas 15 hektare untuk UKM.

Direktur Utama PT Kawasan Industri Jababeka Tbk Darmono, mengatakan, kawasan industri Jababeka (Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Karawang) siap menampung 1.000 UKM. Tahun ini, kami mentargetkan minimal 100 unit UKM masuk di kawasan industri.

Sistem pemilikan lahan di kawasan industri dapat diperoleh dengan dua cara: dengan membeli lahan atau menyewa. “Harga sewa untuk satu pabrik UKM Rp 500 juta hingga Rp 2 miliar per bulan. Mereka bisa menyewa minimal tiga bulanan. Sedangkan, harga pembelian lahan belum bisa dipastikan karena tergantung dari lokasinya,” kata Darmono kepada pers, kemarin.

Indonesia saat ini memiliki 100 kawasan industri yang tersebar di seluruh Indonesia. Ada lebih dari 42 juta UKM.

Menurut dia, peluang mengikutsertakan UKM di kawasan industri akan memberi potensi lebih besar bagi UKM bermitra dengan industri besar. Ia mencontohkan, UKM di bidang makanan, bisa memasok kebutuhan makanan atau katering kepada industri besar atau pabrik.

Ia menambahkan, komposisi ideal kemitraan antara industri besar dan UKM adalah satu industri besar memiliki mitra 3 industri menengah dan 10 industri kecil. ”Jadi jika semakin banyak industri besar yang tumbuh, semakin banyak pula UKM yang berkembang,” ujarnya. Rini Kustiani

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X