Penumpang Angkutan Udara Turun 3,45 Persen


TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada April 2005 menurun sebanyak 3,45 persen dibanding periode Maret 2005 atau berkurang dari 2,065 juta orang menjadi 1,994 juta orang. Penurunan juga terjadi pada jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri (internasional). Pada April 2005, tercatat penumpang sebanyak 387,5 ribu orang, menurun 0,92 persen dibanding Maret 2005, sebanyak 391,1 ribu orang.

Menurut Choiril Maksum, Kepala BPS, dari pengamatan BPS dilakukan pada lima bandara utama yakni Bandara Polonia-Medan, Bandara Soekarno-Hatta/Jakarta, Bandara Juanda-Surabaya, Bandara Ngurah Rai-Bali dan Bandara Hasannudin-Makassar. "Dari lima bandara itu, hanya Bandara Ngurah Rai yang mengalami peningkatan jumlah penumpang, baik domestik maupun internasional,"ujarnya.

Data BPS, menunjukkan bahwa Bandara Soekarno-Hatta mengalami penurunan jumlah penumpang yang tertinggi, sebesar 6,68 persen. "Padahal Bandara Soekarno-Hatta adalah bandara terbesar untuk penumpang domestik dan internasional, dengan jumlah penumpang 754,5 ribu atau 37,83 persen dari keseluruhan penumpang domestik, dan 876,1 ribu orang untuk penumpang internasional atau sebesar 53,13 persen,"kata Choiril.

Jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri, baik menggunakan maskapai penerbangan nasional maupun asing, BPS mencatat bahwa secara kumulatif pada periode Januari -April 2005, terjadi penurunan sebanyak 3,66 persen, dari 1,711 juta orang pada Januari-April 2004 menjadi 1,65 juta orang pada 2005.

Thoso Priharnowo

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X