Topik
Pertamina Benahi Distribusi Elpiji
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pertamina (Persero) tengah melakukan pembenahan jalur distribusi elpiji guna meningkatkan pelayanan dan melakukan penghematan Rp 34 milliar per tahun.
Pembenahan itu akan dilakukan lewat reposisi fungsi stasiun pengangkutan dan pengisian bulk elpiji.
Juru bicara Pertamina M. Harun dalam siaran persnya mengatakan, pola baru yang mulai berlaku Juni ini diharapkan dapat mengontrol dan mengatur kembali jalur distribusi elpiji.
Pada tahap pertama, penerapan pola ini dilakukan untuk Wilayah I Unit Gas Domestik, meliputi wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang menyerap 3.500 metrik ton per hari atau 50 persen pasar elpiji nasional. "Kemudian akan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia," ujarnya.
Perubahan pola transaksi jual beli elpiji ini berupa pemberlakuan transaksi langsung antara Pertamina dan Agen. Agen membayar tunai elpiji yang diambil dari Pertamina. Dengan penebusan elpiji secara tunai tersebut dan peningkatan utilisasi filling plant Pertamina akan didapatkan penghematan sebesar Rp 34 milliar per tahun.
Agen nantinya mengambil elpiji di stasiun pengisian yang ditunjuk Pertamina. Stasiun itu akan mendapat fee pengangkutan dan pengisian elpiji. Pola ini diyakini dapat menjamin ketepatan isi tabung dan meningkatkan kualitas layanan ke konsumen.
muhamad fasabeni