Dubes RI di Australia Akan Ditarik Pulang


TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Luar Negeri (Deplu) akan menarik pulang Duta Besar Indonesia untuk Australia, Imron Cotan, September mendatang. Menurut Sekjen Deplu Sudjadnan Parnohadiningrat, penarikan itu bukan karena Imron di persona non grata oleh pemerintah Australia, tapi memang masa tugasnya sudah berakhir.

“Masa tugasnya sudah tiga tahun. Jadi bukan bukan karena persona non grata(tidak disukai oleh negara tempatnya bertugas)," ujarnya kepada Tempo, Rabu (15/6).

Menurut Sudjadnan, Imron adalah duta besar yang fasih menyampaikan apa yang menjadi perhatian dalam hubungan Indonesia dan Australia. "Kalau tidak suka dia katakan, kalau suka dia puji," ujarnya. Karena itu, dia heran dengan berita yang menyebutkan Imron di persona non grata.

Sudjadnan juga menampik kemungkinan Imron tidak disukai Australia karena kasus-kasus yang sempat meningkatkan tensi hubungan kedua negara, seperti kasus Schapelle Corby. Sebab, telegram pemberitahuan masa tugasnya berakhir sudah lama diberikan. "Dia sudah diberitahu jauh-jauh hari sebelum ada apa-apa (kasus Corby), bahwa akan pulang," ujarnya.

Sementara itu, sumber Tempo mengungkapkan bahwa Imron akan menduduki pos direktur jenderal di Deplu selepas berdinas di negeri Kanguru itu. "Tapi belum tahu di pos mana dia pasnya," ujarnya. Yophiandi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X