30 SPBU Curang, 13 Disegel


TEMPO Interaktif, Tangerang: Dinas Industri Perdagangan Koperasi dan Pariwisata Kota Tangerang dan Balai Pengelola Laboratorium Meterologi Provinsi Banten menemukan 30 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) melakukan kecurangan dengan mengurangi bahan bakar minyak (BBM) per liternya. Dari jumlah itu, 13 di antaranya sudah disegel.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Usaha, Subdinas Perdagangan Dinas Industri Perdagangan Koperasi dan Pariwisata Kota Tangerang, Sudadi, operasi rutin itu dilakukan pihaknya sertiap enam bulan sekali.

"Pengecekan rutin perlu dilakukan terhadap setiap SPBU, guna mengecek kelayakan peralatannya," kata Sudadi, Kamis (16/6).

SPBU yang disegel itu dinyatakan melanggar UU No. 8 tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Yang disegel itu adalah SPBU 34-15108 di Jalan Raya Daan Mogot, SPBU 34-15115 di Jalan Dr Sitanala, dan SPBU 34-15111 di Jalan Hasyim Ashari.

Selain itu juga SPBU 34-15119 di Jalan Husen Sastranegara No. 9, SPBU 34-15112 di Jalan Raya Cipondoh, SPBU 34-15105 di Jalan Raya Daan Mogot KM 19, dan SPBU 34-15129 di Jalan Benteng Betawi.

Ada pula SPBU 34-110 di jalan HOS Cokroaminoto 83, Larangan, SPBU 34-1504 di Jalan Raya Serang KM 3,5, SPBU 34-15102 di Jalan HOS Cokroaminoto Ciledug, SPBU 34-15123 di Jalan H Mencong No. 6, Ciledug, SPBU 34-15126 di Jalan Raden Fatah, Parung Serab, serta SPBU 34-15116 di Jalan Raden Saleh, Karang Mulya, Kota Tangerang.

Sudadi menyebutkan, takaran yang dikurangi itu, rata-rata antara 110 hingga 990 mililiter setiap 20 liter. Kondisi tersebut tentu saja sangat merugikan pihak konsumen.

"Untuk sementara, sanksinya berupa pembinaan. Tapi, kalau mereka masih melanggarnya lagi, kami akan melakukan tindakan tegas dengan memprosesnya secara hukum sesuai UU," kata Sudadi.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Komisi A DPRD Kota Tangerang, Abdul Roji, menyatakan, sanksi berupa tindakan penyegelan dan pembinaan terhadap belasan SPBU nakal itu masih sangat ringan.

"Kami harap Dinas itu tidak hanya menyegel mesin SPBU-nya saja, tapi juga menindak pemilik SPBU tersebut," ujar Roji.

Ayu Cipta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X