Tiga BUMN Diminta Bangun Rel Ganda Kroya-Yogyakarta


TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Perhubungan Hatta Rajasa mengajak perusahaan-perusahaan milik pemerintah, yakni PT INKA, PT LEN, dan PT Krakatau Steel ikut membangun rel ganda Kroya-Yogyakarta, Jawa Tengah. "Mereka akan memiliki peran berbeda," kata Hatta di Departemen Keuangan, Jakarta, Senin (20/6).

PT LEN akan membuat sinyal yang baik dan Krakatau Steel akan memberikan masukan pembuatan rel ganda. Dengan demikian, kata dia, bantuan luar negeri tidak hanya akan diterima begitu saja melainkan dikaitkan dengan kebutuhan industri dalam negeri.

Cina bersedia membantu Indonesia senilai US$ 300 juta untuk pembangunan infrastruktur. Selain untuk pembangunan rel ganda Kroya-Yogyakarta, bantuan akan digunakan untuk membeli 50 lokomotif.

Menurut Hatta, harga lokomotif di Cina lebih murah dibandingkan dengan harga lokomotif yang ditawarkan Amerika dan Eropa. "Hampir-hampir setengahnya," kata Hatta.

Padahal, Hatta melanjutkan, lokomotif buatan Cina tidak kalah maju dibandingkan lokomotif buatan Amerika atau Eropa. Dikatakannya, sudah ada 10 negara pengimpor lokomotif termasuk Malaysia, Iran, dan Pakistan. Suryani Ika Sari

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X