Sofyan Wanandi : Hati-hati Bisnis dengan Cina
TEMPO Interaktif, Beijing:Pengusaha Sofyan Wanandi menyatakan, dalam pertemuannya dengan
pengusaha Indonesia Kamis malam lalu di Beijing, Presiden lebih banyak menjelaskan bagaimana sebaiknya pengusaha mengisi kemitraan strategis yang
telah dibangun pemerintah dengan Cina.
Dalam kaitan dengan Cina, pemerintah sangat ingin segala bentuk perjanjian dan kerja sama di atas kertas segera di jalankan. "Nah, ujung tombaknya, kan, pengusaha, jadi kami diminta memanfaatkan betul,"ujar Sofyan Wanandi sebelum mengikuti forum bisnis Kadin RI-Cina Jumat (29/7) pagi di China World Hotel, Beijing.
Menurut Sofyan, pengusaha Cina cukup fleksibel melihat kendala-kendala legalitas. "Tidak seperti negara Barat," katanya. Negara barat sebelum akan menanam
investasinya jika masalah legal tidak beres. Sedangkan "Cina mau saja jalan, dengan kondisi seperti sekarang,"kata Sofyan.
Namun, Sofyan mengingatkan agar proyek-proyek yang dikerjakan dengan perusahaan-perusahaan Cina itu dilakukan secara hati-hati. Sebab, perusahaan
Cina yang ikut mayoritas masih perusahaan negara, yang sangat tergantung dengan kebijakan pemerintah Cina dalam memandang Indonesia. Jika pemerintah Cina tak berkenan, maka bisa saja perusahaan negara itu diminta menyetop
pendanaan proyek di Indonesia. Karena itu, masalah politik kedua negara menjadi penting.
tonthowi