Menteri Perindustrian Minta Konsumsi Gas PLN Dikurangi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perindustrian meminta PT PLN mengurangi konsumsi gasnya yang dipasok PT PGN. Ini langkah sementara mengatasi kekurangan pasokan gas PGN ke pelanggan industri keramik di Jawa Timur.
Menurut Menteri Perindustrian Andung A. Nitimiharja, sebagai gantinya PLN akan memanfaatkan bahan bakar minyak (BBM) sehingga PT PGN memiliki gas yang cukup untuk dipasok ke industri keramik. PLN akan mendapat kompensasi dari hasil penjualan gasnya tersebut. "PT PLN dan PGN sudah setuju," kata Andung kepada pers, Senin (8/8).
Mengenai besaran kompensasi ke PLN, saat ini masih dalam pembicaraan. Sederhananya, keuntungan tambahan PT PGN menjual gas milik PLN ke industri dikurangi biaya tambahan yang harus dikeluarkan PLN untuk membeli BBM. "Solusi ini digulirkan supaya semua industri dapat berjalan." Saat ini konsumen terbesar gas di tanah air adalah industri pupuk 1.215 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Indriani Dyah S





