Pemerintah Cari Informasi WNI Yang Dicurigai di Filipina
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah terus mencari informasi identitas 10 orang Indonesia yang disebutkan berencana meledakkan bom di Filipina selatan.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Yuri Oktavian Thamrin, menyatakan bahwa departemennya sudah meminta Kedutaan Besar RI di Manila untuk berkoordinasi dengan kepolisian setempat sejak satu pekan lalu. "Namun seperti biasa, informasi yang kami peroleh dari Filipina kadang-kadang tidak akurat," ungkap Yuri kepada Tempo, Minggu (14/8).
Otoritas kepolisian Filipina menduga ada 10 orang warga Indonesia yang bersiap melakukan aksi bom bunuh diri di bebeapa tempat, termasuk d Manila. Kepolisian setempat telah meningkatkan kesiagaan di bandar-bandar udara dan pelabuhan tempat pintu masuk internasional di Manila dan kota-kota utama di selatan. Kota-kota lain yang masuk daftar pengawasan ketat adalah Cebu di Filipina Tengah, Davao dan Zamboanga di Filipina selatan.
Menurut Yuri, hingga kini Departemen Luar Negeri belum memperoleh identitas sepuluh orang yang sedang dicari itu. RADEN RACHMADI





