BRI Tidak Aktif Mengakuisisi BTN
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Rakyat Indonesia (BRI) tidak akan mengajukan diri dalam konsorsium untuk akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN).
Menurut Direktur Utama BRI Sofyan Basir, saat ini hanya BNI yang diarahkan untuk akuisisi BTN. "Jadi kami menunggu saja. Kalau nanti dalam konsorsium kami diajak, kami ikut. Tapi kalau tidak diajak, ya tidak ikut," kata Sofyan usai penyerahan penghargaan kepada anggota paskibraka 2005, Senin (22/8).
BRI sebenarnya sempat menyatakan minat dan mengajukan penawaran akuisisi BTN. Namun, ketika Rudjito diganti Sofyan medio tahun ini, rencana itu kelihatannya berubah. "Dahulu mungkin berminat. Tapi itu baru kebijakan. Kalau sekarang belum (berminat)," kata Sofyan.
Soal suku bunga, Sofyan menjelaskan, belum ada rencana menaikkan suku bunga. Pertimbangannya, kondisi perekonomian nasional belum stabil terkait dengan kenaikan harga minyak mentah dunia dan lemahnya nilai tukar rupiah. "Jangan terburu-buru menaikkan bunga. Kami lihat perkembangan hingga bulan depan," ujarnya.
Sedangkan bunga kredit, BRI akan tetap mempertahankan pada kisaran 13-14 persen. "Kalau perubahan terhadap suku bunga dana tidak signifikan, tidak perlu ada perubahan signifikan," ucapnya. Suliyanti Pakpahan
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas
- KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Ditjen Kebudayaan
- Marquez Raih Pole Position di Moto GP Perancis
- Pesona Keindahan Danau Tempe
- Mundur, RS Admira Beralasan Tarif Baru KJS
- Studio Film James Bond Undang Produser Indonesia
- Ahmad Fathanah Doyan ke Kafe Dangdut?
Berita Utama Bisnis
- Kabar Coronavirus Belum Pengaruhi Perjalanan Umroh
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi













