Howard Tak Akan Bantu Warganya Yang Terkena Kasus Narkoba
TEMPO Interaktif,
Sydney:Perdana Menteri Australia, John Howard, menilai warganya yang membawa narkoba ketika bepergian ke luar negeri, terutama ke negara-negara di Asia, sebagai tindakan bodoh. Ia mengancam pemerintahannya tak akan mau menolong mereka yang tertangkap dan harus menjalani peradilan di luar negeri.
“Sulit dipahami ternyata ada warga Australia yang begitu bodoh membawa narkoba ketika bepergian ke negara-negara Asia,” ujarnya kepada jaringan Televisi Nine Network, Rabu (24/8). Ia mengungkapkan hal itu menanggapi 12 warganya yang saat ini tengah menghadapi proses persidangan di Indonesia terkait kasus narkoba.
Ia menyatakan tak bosan-bosannya mengingatkan kaum muda Australia untuk tidak membawa narkoba ketika bepergian ke luar negeri. “Sekali lagi saya ingatkan, jangan membawa narkoba, karena kalian tak akan pernah mendapatkan pengampunan,” tandas Howard.
Seperti diketahui, selain Schapelle Corby, yang telah divonis 20 tahun penjara, aparat penegak hukum di Bali saat ini tengah mengadili sembilan anggota sindikat narkoba asal Australia yang mencoba menyelundupkan belasan kilogram heroin.
Pekan lalu, seorang model asal Adelaide, Michelle Leslie, 24 tahun, juga ditangkap karena memiliki dua butir ekstasi, serta Graham Clifford Payne, 20, seorang guru di Medan terancam hukuman mati karena memiliki lebih dari 2000 butir obat terlarang. AFP





