indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Pesawat Jatuh di Hutan Amazon, Sedikitnya 37 Tewas


TEMPO Interaktif, Lima: Sedikitnya 37 orang tewas dalam kecelakaan pesawat milik maskapai penerbangan TANS, Peru, di hutan Amazon, Selasa (23/8) waktu setempat atau Rabu Wib. Sebanyak 52 orang lainnya dinyatakan selamat, dan kini para regu penyelamat sedang bersusah payah mengevakuasi mereka pada cuaca yang buruk di malam hari.

"Mereka yang selamat adalah 50 orang penumpang dan dua orang awak," kata juru bicara TANS Jorge Belevan, sembari menambahkan jumlah orang yang selamat ada kemungkinan lebih besar.

Dari mereka yang selamat, 16 adalah warga negara asing. Di antaranya lima orang dari Amerika yang merupakan satu keluarga dan dua warga Italia.

Presiden Peru Alejandro Toledo sebelumnya menyatakan, hanya 20-30 dari 93 penumpang dan tujuh awak selamat. Namun, Menteri Transportasi Jose Ortiz menyatakan bahwa sebagian besar penumpang selamat.

Pesawat jet Boeing 737-200 terbang dari Lima, dan jatuh di hutan di dekat Pucallpa 840 kilometer arah timur laut Lima. Pesawat itu hanya tinggal menempuh lima kilometer, untuk mencapai bandara Pucallpa ketika jatuh pada pukul 3.06 waktu setempat (02.06 Wib). Pesawat diduga jatuh akibat badai.

Salah satu penumpang yang selamat, Tomas Ruiz, menyatakan bahwa cuaca buruk terjadi sebelum pesawat jatuh. "Sepuluh menit sebelum jadwal mendarat, pesawat terus bergoyang karena cuaca," tuturnya.

Kecelakaan pesawat ini merupakan yang keempat dalam bulan ini. Sebelumnya, pesawat Boeing 737 milik maskapai penerbangan Ciprus jatuh di Athena pada 14 Agustus, dan menewaskan 121 orang. Pesawat ATR-42 carteran Tunisia jatuh di laut Sicily pada 6 Agustus dan menewaskan 16 orang. Adapun pesawat Airbus A340 milik Air France terbakar di Toronto pada 2 Agustus, dan semua 309 penumpang serta awaknya selamat. AFP

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X