Masih Dicari WNI yang Hilang di Perairan Filipina

TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru bicara Departemen Luar Negeri Yuri Thamrin menyatakan, Konsul Filipina yang berada di Manado dan Konsul Indonesia yang berada di Davao masih bekerja sama mencari warga negara Filipina dan Indonesia yang hilang di perairan Pulau Balut Filipina. "Konsul kami di Davao terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengupayakan search and rescue terhadap korban,"ujar Yuri di Jakarta, Minggu (28/8).

Direktur Perlindungan WNI Deplu, Ferry Adamhar pun berkomentar sama. "Selain itu, keluarga korban pun sudah diberi tahu,"ujar Ferry.

Kapal bernama F/BCA MACKY dengan bendera Filipina ini mengangkut enam anak buah kapal, termasuk nakhkoda dan tiga penumpang warga negara Indonesia dan Filipina. Mereka berangkat dari Marore ke Pulau Balut pada 23 Agustus 2005 pukul 21.30 WITA. Sampai berita ini diturunkan, baru tiga orang yang ditemukan selamat.

Sebab hilangnya warga Indonesia dan Filipina yang naik kapal dengan panjang 12 meter dan lebar 1 meter serta bermuatan 300 kilogram ikan ini kemungkinan besar karena cuaca buruk.

Fanny Febiana