Calon Pekerja Asing di Malaysia Wajib Kuasa Bahasa dan Budaya Melayu


TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Para pekerja asing yang ingin bekerja di Malaysia, kini harus mempelajari dulu bahasa dan budaya Melayu. Sebab, menurut Menteri Tenaga Kerja, Fong Chan Onn, Malaysia hanya akan menerima tenaga kerja asing yang memahami bahasa dan budaya negeri itu. Dengan ketentuan tersebut, diperkirakan hanya para pekerja dari Indonesia saja yang memenuhi syarat.

“Lamaran untuk bekerja di Malaysia akan kami tolak jika mereka tidak mengikuti dua ketentuan tersebut,” kata Fong seperti dilaporkan kantor berita Bernama.

Mulai awal November, lanjutnya, akan mulai digelar kursus bahasa dan kebudayaan Melayu. Lama dan materi kursus akan didiskusikan antara kementriannya dengan pihak terkait di masing-masing negara asal pekerja.

Di Malaysia, saat ini ada sekitar 2,6 juta tenaga kerja asing baik legal maupun ilegal. Mereka umumnya bekerja sebagai buruh kasar dengan bayaran murah. Dalam beberapa tahun terakhir, dilaporkan kerap terjadi perselisihan antar pekerja asing yang berbeda bangsa di Malaysia. Semua insiden yang terjadi dikhawatirkan lambat-laun bakal terjadi juga dengan warga Malaysia. AFP

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X