Topik
Infografis
Warga Pulogebang Kehilangan Tempat Tinggal
TEMPO Interaktif, Jakarta: Puluhan warga Pulogebang RT 15/RW 8, Cakung, Jakarta Timur, baru saja kehilangan tempat tinggal. Rumah mereka di Jalan Sumarno digusur aparat ketertiban yang dibantu polisi dan personel TNI. Penggusuran dimulai pukul 11.00 dan sampai sekarang masih berlangsung.
Menurut Buyung Abu Bakar Buamona, wakil warga, sekitar 80 orang kebingungan mencari tempat berlindung. Penggusuran yang tiba-tiba ini, katanya, sama sekali tidak diketahui warga. “Warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang dianggap berharga,” kata Abu kepada Tempo, Jumat (9/9) siang.
Permukiman di Jalan Sumarno digusur sehubungan dengan proyek pelebaran jalan akses keluar masuk kompleks kantor Wali Kota Jakarta Timur. Masing-masing warga mendapat ganti rugi Rp 2 juta. “Tapi, warga minta ganti rugi senilai harga bangunan,” ujar Abu.
Warga menyadari, kata dia, lahan yang ditempati bukan milik mereka. Lahan kosong yang dihuni sejak 8 tahun silam, dianggap tak bertuan. Camat Cakung Drs Mutia yang memimpin penggusuran, memang tidak menyediakan tempat penampungan. Warga mengancam akan mendirikan tenda dilokasi penggusuran
Elik Susanto-Tempo
.