BKPM Keluarkan 7 Izin Investasi Energi Alternatif
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengeluarkan tujuh izin investasi pembangunan pabrik energi alternatif; biodiesel dan bioetanol. Biodiesel dan bioetanol adalah energi alternatif pengganti solar dan premium.
Menurut Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman, pabrik itu akan berada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. "Pengusaha sudah mulai melirik bisnis bioenergi karena sumber dan teknologinya sudah ada," katanya di sela-sela pembukaan diskusi prospek bioenergi di Tangerang, Rabu (14/9).
Beberapa investor, menurut Menteri Kusmayanto, saat ini masih mencari lokasi yang tepat sesuai dengan energi akan dikembangkan. Beberapa wilayah memiliki karakteristik yang berbeda. Sumatera dan Kalimantan sangat potensial untuk pengembangan kelapa sawit, singkong dan tebu. Indonesia bagian timur potensial untuk ditanami sagu. "Lokasi itu yang masih dicari investor,"ujarnya.
Menurut Kusmayanto, tantangan terbesar komersialisasi energi alternatif ini, karena belum adanya tata niaga dan kebijakan harga. "Secara teknis, sudah siap. Tinggal tata niaga dan kebijakan harganya,"katanya.
Eworaswa






Web via