Ical: Harga Premium Setara dengan Harga Tahun 2006


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan menggunakan kebijakan kombinasi untuk menekan biaya subsidi bahan bakar minyak (BBM) menjadi sekitar Rp 89,2 triliun dari kemungkinan sekitar Rp 140 triliun sampai akhir tahun.

Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Aburizal Bakrie, akan dilakukan dengan menaikkan harga jual BBM dan memberikan kompensasi langsung. Pemerintah, menurutnya, mentargetkan harga jual premium dan solar setara harga komersil pada tahun depan sedangkan harga minyak tanah ditargetkan pada harga komersil 2007.

Presiden, menurut Ical, menginstruksikan agar jajaran pemerintah menyiapkan langkah-langkah untuk implementasi kenaikan harga BBM. Termasuk menuntaskan penyaluran dana kompensasi kenaikan BBM pada Maret lalu. Aburizal menegaskan stok BBM nasional hingga saat ini mecukupi. Kelangkaan yang terjadi dibeberapa daerah karena adanya spekulan yang menumpuk BBM dan aksi penyelundupan. " Presiden menginstruksikan penegakan hukum yang keras bagi para penyelundup BBM,"katanya.

Budi Riza

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X