Penghentian Semen Cibinong Tidak Mengganggu Pasokan


TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perindustrian Andung Nitimiharja mengatakan, berhentinya produksi PT Semen Cibinong di pabrik Cilacap I selama enam bulan ke depan tidak akan mempengaruhi pasokan semen dalam negeri.

"Produksi semen nasional (minus Semen Cibinong) masih bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, tidak akan menimbulkan kelangkaan," katanya, Rabu (28/9), saat rapat dengar pendapat dengan Komisi Industri, Perdagangan, dan Investasi DPR RI. Bahkan, lanjut Andung, Indonesia masih bisa melakukan ekspor semen.

Menurut Andung, berhentinya pabrik Semen Cibinong hanya akan mengurangi pasokan semen sebanyak 500 ribu ton selama enam bulan. Apalagi, memasuki bulan puasa dan lebaran permintaan semen biasanya menurun.

Sebelumnya, pihak Semen Cibinong mengatakan pabrik Cilacap I akan kembali berproduksi 1 April 2006. Pasokan semen dari pabrik Cilacap I akan diganti dari pabrik Cilacap II.

Pabrik Cilacap I ini, lanjut Andung, memiliki kapasitas produksi 1 juta ton per tahun. Sementara Cibinong sendiri yang saham mayoritasnya dikuasi Holcin sebesar 76 persen, menurut data Departemen Perindustrian, memiliki kapasitas produksi 9,7 juta ton dari keempat pabriknya.

sutarto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X