Topik
Disperindag Depok Buka Pasar Murah
TEMPO Interaktif, Depok:Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Depok mengadakan pasar murah di tujuh kelurahan sekota Depok mulai 17 sampai 26 Oktober 2005.
Ketujuh lokasi tersebut antara lain, Sawangan Baru (17 dan 18), Krukut (19), Citayam (20), Tapos (24), Kukusan (25) dan Kemiri Muka (26).
"Kegiatan ini sudah rutin kami lakukan setiap tahun," kata Kepala Seksi Bimbingan Usaha dan Perlindungan Konsumen, Amanullah Sarwi, Selasa (18/10).
Produk yang dijual antara lain, mie instant seharga Rp 3500 per lima bungkus, pasta gigi 120 gram Rp 3 ribu, mentega 200 gram Rp 1500, minyak goreng Rp 5500 per kilogram, sabun mandi Rp 3500 per empat buah, sabun cuci Rp 4 ribu per kilogram, gula pasir Rp 5500 per kilogram, saus dan kecap Rp 1000 dan susu kental manis Rp 4 ribu perkaleng.
Amanullah menjelaskan, pada setiap pasar murah yang digelar, Disperindag menyiapkan 240 kilogram gula pasir, 240 minyak goreng, 45 kardus mie instant, 192 kaleng susu kental manis, 240 sak sabun cuci, 96 buah sabun mandi dan 240 saus. "Antusiasme warga sangat tinggi. Saya rasa jumlahnya bisa ditingkatkan untuk pasar murah berikutnya," ujar dia.
Pasar murah yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB ramai dikunjungi ratusan warga Kelurahan Sawangan Baru. Mereka rata-rata menghabiskan uang sekitar Rp 20 ribu sampai dengan Rp 70 ribu untuk membeli kebutuhan pokok khususnya gula pasir, susu dan minyak goreng.
Mistahul Huda (35) warga RT 04/RW02 mengatakan, dirinya tidak kebagian kebutuhan pokok yang diperlukannya seperti susu dan minyak goreng. "Ngantrinya panjang sekali. Sedangkan saya masih banyak kerjaan di rumah. Jadi datangnya siang, dan enggak kebagian," ujarnya.
Sebaliknya, Anna (28), warga Gang Juli RT05/RW04 berhasil mendapatkan barang yang dibutuhkan. Ia sudah mengantre sejak pukul 09.00 WIB. "Saya senang biar capek mengantri, pokoknya kebagian," katanya. Rini Kustiani





