Wahid : SBY Tak Mau Dengar Pendapat Kami
Grafis Terkait
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) membantah kalau mereka telah berkomunikasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, terkait kebijakan-kebijakan pemerintah.
"Kalaupun ada komunikasi, hanya hal-hal yang biasa saja,"ujar Sekretaris Jendral PDIP Pramono Anung, Selasa (1/11).
Pram mengaku kalau orang-orang di tubuh partai berlambang banteng dalam lingkaran ini, termasuk Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri, dipastikan tidak pernah diajak bicara oleh Yudhoyono. "Memang beberapa waktu lalu, dia sempat menjenguk Taufik Kiemas. Sempat ngobrol. Tapi itu, kan, konteksnya lain,"katanya.
Meski begitu, sebagai partai oposisi, menurut Pram, PDIP tetap memberikan masukkan pada presiden tentang kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap kontroversial, seperti kenaikkan harga bahan bakar minyak. "Tapi komunikasi kami dengan pemerintah, hanya lewat parlemen,"katanya.
Komunikasi Presiden Yudhoyono dengan mantan Presiden sebelumnya juga tak bagus. "SBY gak mau mendengarkan pendapat kami,"kata bekas Presiden Abdurahman Wahid saat ditemui Tempo dan Hankroyeh21 di kamar kerjanya, Jakarta.
Raden Rachmadi/AT



