Jenazah Korban Ombak Pangandaran Dipulangkan


TEMPO Interaktif,
Bekasi
:Jenazah empat remaja asal Kampung Selang Jati Rt 3/3 Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi yang terseret ombak Pantai Pangandaran pagi ini dipulangkan ke rumah masing-masing.

Mereka ditemukan di tempat terpisah kemarin siang, setelah sehari semalam mengapung di laut. Keempat korban keganasan pantai Pangandaran tersebut, yakni Apud, 18 tahun, (pelajar STM Bina Pendidikan CIkarang Barat), Nyimin dan Liman (20 tahun), serta Arip (pelajar al-Azariah).

Musibah terjadi, ketika mereka merayakan hari lebaran. Menurut Andre, pada Sabtu (5/11) pagi, sebanyak 35 remaja Kampung Selang Jati berwisata ke Pangandaraan dengan beaya Rp 115 ribu. "Hampir tiap tahun, pemuda sini liburan secara rombongan. Tahun kemaren aja ke Sukabumi," tutur Andre.

Apud, yang menjadi salah satu korban, termasuk panitia liburan tersebut. Kabar musibah tadi, terdengar di kampung itu pada Minggu siang. Ombak menyeret para korban mulai pukul 6.00. Selanjutnya, kepala desa dan sekretaris desa, berangkat ke tempat kejadian untuk memastikannya. Siswanto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X