Partai Politik Gerah Kadernya di Kabinet Tak Beri Masukan


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menilai sikap apriori yang ditampilkan oleh partai politik terhadap kerja kabinet karena para perwakilannya di kabinet itu dianggap tidak bisa memberikan kontribusi pada partai.

Menurut Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, ini menunjukkan tingkat disiplin pada pejabat semakin tinggi terkait pemberantasan korupsi yang gencar dilakukan pemerintah. "Sekarang ini gubernur atau bupati
yang masuk penjara sudah banyak,"kata Kalla pada
pembukaan seminar meningkatkan Iklim Investasi
Indonesia di Hotel Shangri-La.

Sikap tidak senang partai politik, menurut Kalla, terjadi di semua partai, seperti PKB, PPP, PKS
termasuk partai Golkar. "Ini karena menteri di kabinet
tidak bisa berbuat apa-apa kepada partainya,"katanya. Pada jaman dulu, menteri mungkin bisa memberikan sedikit
tambahanenar. "Kalau diapnggil partainya, saya kira angkat tangan tidak bisa bikin apa-apa,"ujar Kalla.

Ketakutan melakukan tindakan korupsi, kolusi dan
nepotisme ini, menurut Kalla, menunjukkan efek jera
dari pemberantasan korupsi yang tengah berlangsung.
Ini membuat kesempatan pejabat untuk melakukan KKN semakin berkurang bahkan hilang. "Menteri saja ketakutan,
apalagi gubernur atau bupati,"katanya.

Budi Riza

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X