Rebutan Nasi Warnai Halal Bihalal Kalla dengan Masyarakat Bone


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bangsa Indonesia menjadi besar karena keberagaman suku, agama, maupun profesi. Maka, kata dia, pembangunan harus dilakukan secara adil dan merata agar bisa dinikmati bersama.

"?Kalau ada satu daerah tidak maju, maka secara nasional akan kacau," kata Kalla pada acara halal bihalal Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone Sulawesi Selatan di Aula Islamic Centre, Jakarta Utara.

Kalla mengatakan sebagai salah satu suku bangsa di Indonesia, masyarakat Bone harus ikut memberikan kontribusi yang kongkret pada bangsa Indonesia. "Kita orang Bone berkumpul, bukan untuk mengambil kekuasaan tapi agar maju bersama," ujar Kalla yang mengenakan batik coklat muda bermotif daun.

Kalla juga menekankan perlunya kerukunan antara sesama suku bangsa, meskipun memiliki pandangan politik yang berbeda. Acara berlangsung sekitar 2 jam hingga menjelang makan siang. Diikuti oleh sekitar 5.000 masyarakat Bone dari undangan yang hanya sekitar 1500.

Acara berlangsung meriah hingga tiba saatnya pembagian nasi kotak. Panitia terlihat kewalahan dalam membagikan nasi kotak kepada undangan yang membludak. Akibatnya terjadi aksi dorong mendorong antara panitia dan tamu sehingga sejumlah nasi kotak terinjak-injak. Sebagian lain berantakan.

Seorang perempuan setengah baya yang enggan disebut namanya mengeluhkan cara panitia yang dinilainya tidak profesional. Menurutnya, pembagian nasi kotak seharusnya dapat dilakukan secara teratur ketika para tamu mulai memasukai ruangan. Budi Riza

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X