Suud Ditangkap di Tengah Sawah


TEMPO Interaktif, Depok:Kepala Rumah Tahanan Militer (RTM), Mayor Corps Polisi Militer (CPM) Suparto, mengatakan setelah ditangkap, Suud Rusli akan dikembalikan ke ruang tahanan isolasi dengan tangan dan kaki diborgol. "Di ruang tahanan isolasi ia tidak boleh dijenguk siapa pun," ujarnya, Rabu (23/11).

Penangkapan Suud dilakukan di Kampung Susukan Girang, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pegaden, Kabupaten Subang, yang terletak sekitar 15 kilometer dari Kota Subang. Upaya penangkapan dimulai kemarin (22/11) sekitar pukul 19.00 WIB saat sekitar 35 aparat yang berasal dari Pusat Polisi Militer Angkatan Darat, Pomdam Jaya dan Polsek Subang menggerebek rumah Toyib (28) warga Kampung Susukan Girang. "Saat kami gerebek, ternyata Suud tidak ada di tempat," ujar Kepala Satuan Penyelidikan dan Pengamanan, Letkol CPM Firman Ahmadi, selaku pimpinan operasi.

Kemudian aparat menyisir sekitar rumah Toyib pada keesokan harinya, Rabu (23/11), mulai pukul 06.00 WIB. Saat disisir, diketahui bahwa Suud disembunyikan oleh Sulaeman dan Sulan, tetangga yang masih saudara Toyib ke sebuah DAM (tempat penampungan air) yang berjarak sekitar 6 kilometer dari rumah Toyib. Aparat pun menyisir kembali lokasi di sekitar DAM sejauh 3 kilometer dan menangkap Suud di sebuah gubuk di tengah sawah.

Ketika ditangkap, Suud sedang pura-pura tidur bersama istrinya yang dinikah siri, Ida Nurhandayani (23), warga Jalan H. Midi Gandul, Cinere, Kecamatan Limo. "Saat ditangkap, Suud sempat mencoba melawan, namun berhasil diamankan," ujar Firman. Saat ini Ida dibawa ke Polda Metro untuk dimintai keterangan.

rini kustiani

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X