Polda NTT Amankan Perayaan Natal

TEMPO Interaktif, Kupang:Kepolisian telah berkoordinasi dengan para pemimpin gereja untuk bekerja sama mengamankan perayaan Natal di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sehingga hari besar umat Kristiani itu dapat dirayakan dengan aman tanpa ada gangguan.

Selain itu, Kepolisian juga telah melakukan pengamanan secara ketat di sejumlah lokasi keramaian dan fasilitas umum seperti mal, pusat pertokoan, bandar udara, pelabuhan laut, terminal bus dan fasilitas pemerintah. Pengamanan itu, selain untuk mencegah aksi terorisme, sekaligus untuk mencegah adanya penyelundupan bahan peledak dan narkoba.

"Saya minta para lurah, kepala desa dan pemimpin kampung untuk mengamankan wilayah masing-masing. Kalau ada warga yang mencurigakan supaya dilaporkan kepada aparat keamanan," kata Kapolda NTT, Brigjen Pol Edward Aritonang yang dihubungi di Kupang, Selasa (29/11)

Kelompok Azhari diduga kuat masih memiliki taring untuk melakukan aksi teror bom pada saat umat Kristiani merayakan Natal di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Kupang. Rencana pengeboman itu diketahui setelah kepolisian berhasil menemukan sejumlah dokumen yang berisikan target serangan berikut sasarannya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Kupang, mulai melakukan rasia terhadap pendatang baru yang tidak memiliki identitas resmi. Rasia ini dimaksudkan untuk meminimalisir upaya para teroris yang mencoba melakukan keonaran pada saat Natal nanti.

jems de fortuna