Topik
Pasar Kalodran Ambruk, Tujuh Pedagang Luka Parah
TEMPO Interaktif, Serang:Pasar Kalodran di Kecamatan Walantaka, Serang-Banten ambruk Selasa (29/11). Akibatnya, tujuh pedagang luka parah dan 15 orang lainnya luka-luka tertimpa reruntuhan bangunan.
Ketujuh pedagang yang mengalami patah tulang punggung dan luka di bagian kepala adalah Judin, Ruminah, Haning, Hindun, Eti dan Romlah. Mereka dirawat di ruman sakit umum Kabupaten Serang.
Menurut Judin, peristiwa naas ini terjadi pukul 10.00 Wib, ketika pasar tengah ramai dipadati pembeli. Tiba-tiba atap dan bangunan di blok 3 ambruk. "Saat itu, saya berusaha menyelamatkan isteri tapi saya juga tertimpa bangunan," ujarnya.
Selain mengalami luka fisik, Judin mengaku dagangannya berupa sayur-sayuran hancur terinjak-injak orang yang panik menyelamatkan diri.
Menurut Nina Yuroh, petugas pasar, ambruknya pasar tradisional tersebut karena kondisi yang sudah tidak layak dipakai. Permintaan agar pasar itu segera direhab, tak mendapat respon dari pemerintah. "Padahal hasil pungutan retribusi terus-terusan kami setor ke Pemda," ujarnya.
Nina menyatakan semua biaya pengobatan korban akan ditanggung pemerintah. "Kami sudah mengusulkan tanggung biaya pengobatan dan dan disetujui Pemda," katanya. Faidil Akbar