Wapres: Kepercayaan Investor Tergantung Harga Saham


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan faktor utama yang menentukan tingkat kepercayaan investor terhadap pasar modal adalah harga saham yang bagus. Menurunnya tingkat kepercayaan terjadi jika harga saham anjlok sehingga merugikan investor yang membeli saham di pasar modal.

"Ini tentu mengeecewakan investornya," kata Kalla pada acara musyawarah anggota luar biasa dan halal bihalal Asosiasi Emiten Indonesia di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (30/11).

Kalla mengatakan kondisi perusahaan saat ini semakin membaik karena restrukturisasi keuangan yang dilakukan pascakrisis ekonomi seperti memperoleh pengurangan utang (hair cut). Akibatnya, perusahaan bisa beroperasi secara normal. Ini tercermin pada harga saham di pasar modal yang seiring membaik. Para pengusaha tinggal memaksimalkan kondisi yang tercipta sekarang ini untuk memajukan perusahaannya masing-masing.

Ia meminta pelaku pasar modal untuk melihat ke depan dan tidak lagi melihat pada saat kejayaan pasar modal di awal berdirinya sekitar akhir tahun 1980-an, saat saham-saham laku keras dan dibeli orang.

Kondisi pasar modal saat ini, kata Kalla, justru normal karena kegiatan mark up sudah berkurang tidak seperti awal berkembangnya pasar. "Akuntan dulu juga bisa atur segala macam laporan keuangan," kata dia. Maka, lanjut dia, pengusaha dan perusahaan bekerja berdasarkan etika yang benar tidak seperti dulu. "Sehingga perusahaan bisa memberikan nilai tambah (added value) dan menciptakan lapangan kerja," kata dia.

budiriza

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X