Topik
Alwi Mempersilakan Presiden untuk Mengganti Dirinya
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Koodinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab menyatakan memberi keleluasaan kepada Presiden Yudhoyono untuk merombak kabinet tanpa khawatir dirinya akan kecewa.
"Jangan sampai menjadi ganjalan bagi Presiden. Kalau perlu, jangan mempertimbangkan saya di dalam kabinet," kata Alwi dalam konferensi pers yang digelar di rumah dinasnya, Jalan Denpasar, Jakarta, Senin (5/12).
Alwi menyatakan siap dengan segala keputusan Presiden. Dia juga meminta kepada Presiden agar tidak memikirkan apakah dirinya kecewa atau tidak pada keputusan itu. "Karena saya tetap akan bersama beliau baik di dalam maupun di luar kabinet," ujarnya.
Alwi berjanji untuk terus mendampingi langkah presiden seperti komitmen awalnya dalam mendukung Presiden, hingga dia dicopot dari Partai Kebangkitan Bangsa saat membantu kampanye presiden.
Alwi menjelaskan, dirinya tidak mengajukan pengunduran diri dengan pernyataannya tersebut. "Saya masih tetap Menko Kesra. Tapi saya harus legowo dengan segala keputusan supaya hidup tenang," ujarnya.
Ketika bertemu akhir dengannya pekan lalu, Alwi menjelaskan, Presiden memberi tahu bahwa kinerjanya bagus. Namun, kata Alwi, dia mengharapkan presiden agar tidak mempertimbangkan dirinya di dalam kabinet. "Saya ingin meringankan sedikit beban pemikiran presiden," katanya.
Senin sore ini, Alwi akan terbang ke Arab Saudi untuk menghadiri Konferensi Negara Islam se-Dunia (OKI). Alwi dipercaya sebagai pemimpin delegasi Indonesia dalam konferensi tersebut. Ami Afriatni





