Infografis

Spanduk Calon Gubernur Banten Merusak Keindahan Kota

TEMPO Interaktif, Tangerang: Wali Kota Tangerang Wahidin Halim meminta pemasangan spanduk bakal calon gubernur Banten ditertibkan. Menurutnya, spanduk yang dibentang di mana-mana itu merusak keindahan kota.

Selain di pasang disembarang tempat, sepanduk kampanye terselubung itu pemasangnya tidak membayar retribusi. Wahidin mengaku kesal, karena itu akan perintahkan anak buahnya untuk mencopoti spanduk-spanduk tersebut. "Saya akan menegakkan aturan. Saya nggak peduli, kalau mengotori keindahan, ya dicopot," ujar Wahidin.

Berdasarkan pantauan Tempo, spanduk bertuliskan pesan sosial terpasang di sejumlah jalan utama seperti Jalan K.H. Hasyim Ashari, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Gatot Subroto. Di pelosok kampung, sepanduk itu juga marak. Misalnya, di kampung Sawah Baru, Ciputat atau di Ciater, Serpong. Sepanduk itu umumnya menampilkan pesan calon gubernur Tryana Sjamun dan Ratu Atut Chosiyah.

Wahidin berpesan kepada orang-orang yang ingin tampil dalam bursa pemilihan gubernur agar memperhatikan etika pemasangan spanduk. "Saya nggak punya tendensi apa-apa dengan calon-calon itu. Silakan saja pasang, tapi ikuti aturan main yang ada," tandas Wahidin.

Joniansyah-Tempo