Keluarga Sampoerna Minati Hutan Tanaman Industri

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan, Hadisusanto Pasaribu mengatakan, Keluarga H.M Sampoerna telah menyatakan minatnya berinvestasi pada Hutan Tanaman Industri (HTI). “Surat resmi sudah disampaikan kepada Pak Menteri Kehutanan, “ kata Hadi, Senin (12/12).

Sampoerna, ungkap dia, meminta lahan seluas satu juta hektare untuk mengembangkan HTI dan pembangunan industri pulp. Areal yang akan digunakan kemungkinan berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Pemetaan potensi lahan, kata dia, direncanakan selesai Jum''at (16/12) ini.

Bekas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Kehutanan ini mengatakan, areal untuk HTI memiliki beberapa persyaratan. Syarat itu antara lain tidak boleh tumpang tindih dengan peruntukan lain serta tidak berada di Taman Nasional.

Meski demikian, Hadi mengaku belum mengetahui besarnya investasi dan kapasitas produksi pabrik pulp yang akan dibangun Sampurna. “Kalau itu saya belum tahu, “ ujarnya.

Direktur Bina Pengembangan Hutan Tanaman Departemen Kehutanan, Deny Kustiawan menambahkan, saat ini sedang diteliti lahan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur dengan radius 100 kilometer dari perbatasan. “Kalau bisa juga menggunakan lahan di Kalimantan Tengah, “ kata Deny.
Ewo Raswa