Stanley Williams Akhirnya Disuntik Mati
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Otoritas Amerika Serikat akhirnya mengeksekusi Stanley "Tookie" Williams, Selasa (13/12). Pria yang dinyatakan terbukti sebagai pembunuh itu disuntik mati dan dinyatakan meninggal pada pukul 12.35 waktu setempat, atau 10.35 WIB.
Hukuman ini merupakan klimaks dari serangkaian aksi terbesar di Amerika, yang menentang hukuman mati.
Ribuan orang berkumpul di luar penjara San Quentin, tempat eksekusi dilakukan. Mereka semakin marah saat kematian Williams diumumkan. "Ini berakhir, tapi sebenarnya belum," kata Reverend Jesse Jackson, satu di antara pendukung Williams.
"Ia berjalan dengan tanpa perlawanan, tanpa borgol, tak ada perlawanan sedikitpun," kata reporter Los Angeles Times, Steve Lopez, yang bersama 40 orang, termasuk pendukung Williams dan keluarga korban pembunuhan, menyaksikan proses eksekusi.
Williams, 51 tahun, dinyatakan bersalah membunuh empat orang pada 1981. Para korban adalah pekerja toko dan satu keluarga imigran Cina.
Ia mengakui sebagai pendiri gang Crips, yang terlibat dalam serangkaian teror di Los Angeles saat itu, tetapi membantah terlibat pembunuhan. Saat diputuskan hukuman mati, ia mempublikasikan kejahatannya di masa lalu dan menulis buku untuk mengimbau para pemuda tidak bergabung ke gang.
Para bintang film Hollywood dan aktivis hak asasi manusia bergabung dalam kampanye internasional untuk menyelamatkan nyawa Williams. Namun, usaha bandingnya ditolak pengadilan. Gubernur Kalifornia Arnold Schwarzenegger pun menolak permintaan grasinya. AFP
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Dunia
- Snowden Bantah Jadi Mata-Mata Cina
- Inilah Akun Twitter Presiden Iran Terpilih
- Ditaruh di Ban, Penyelundupan Kaki Beruang Gagal
- Hassan Rouhani Akan Bawa Iran Lebih 'Bersahabat'
- Warga AS-Kuba Bakal Bisa Saling Berkirim Surat
- Ternyata NSA Juga Mata-matai Dmitry Medvedev
- Anwar Ibrahim Pastikan Gelar Demo Besar


